Kau membiusku dengan semua kata-kata
Dan malam adalah saksi bisu yang diliputi rindu
Engkaulah ujung segala penantian yang ada
Engkaulah jawaban dari setiap pertanyaan
Kau meluapkan rindu yang ada di dada manusia sejak purbakala
Kau melambungkan segala rasa didada yang membuatku kosong dalam kegembiraan; sunyi dalam keramaian
Kau melipurkan sedih, duka, lara dan sakit penyakit
Kau adalah keindahan biru
Ingin kudekap seluruh dirimu
Detak dada bisik telinga
Kecup bibir erat peluk
binar mata harum tubuhmu
Aku tahu aku tak layak menjadi kekasihmu aku hanya seorang hina dan kelana di alam fana
Sedangkan dirimu adalah putri raja dan titisan dari surga dewata
Aku tahu dada ini menginginkanmu disana memanggil-manggil namamu dengan lemah
Tetapi apa dayaku aku tak bertenaga lagi aku terlanjur lelah karena berharap
Aku tahu dirimu itu adalah dewi yang anggun terpujilah penciptamu dan selamanya begitu
What's new
-
Latest posts on blog-indonesia.com as of Wed, 06 Apr 2016 11:21:02 -0500.
Apa Yang Dostoyevski Bicarakan Dalam Novel Pendeknya
by: Arip Blog , 06.04.2016,...
10 years ago
No comments:
Post a Comment